Semuanya sekaligus
Old Photo Studio menjalankan ketiga perbaikan pada foto Anda sekaligus. Anda memeriksa tanda goresan, memilih seberapa kuat warnanya, lalu menyimpan. Langkah goresan boleh dilewati, dan warna boleh dimatikan.
- Menghilangkan goresan dan debu. Alat ini menandai goresan, debu, dan bintik dengan warna merah agar Anda periksa. Lukis bagian yang terlewat, hapus tanda yang bukan kerusakan, lalu isi. Hanya bagian yang ditandai yang dilukis ulang.
- Memberi warna pada foto hitam putih. Sebuah model warna menyarankan warna untuk foto hitam putih dan sepia. Penggeser membuat warna lebih lembut atau lebih cerah, dan warna juga bisa dimatikan. Warnanya tebakan, bukan warna aslinya. Selengkapnya tentang warna: Mewarnai foto hitam putih.
- Meratakan nada yang pudar. Jika cetakan foto sudah memudar menjadi abu-abu rata, alat ini meregangkan nadanya: bagian gelap jadi lebih gelap, bagian terang jadi lebih terang.
- Merapikan butiran dan keburaman. Alat ini mengurangi butiran film, keburaman halus, dan kotak-kotak yang tertinggal akibat kompresi JPEG yang berat.
- Memperbesar foto 4 kali. Hasilnya 4 kali lebih lebar dan 4 kali lebih tinggi, sehingga bisa dicetak lebih besar. Foto yang sangat besar diperkecil dulu agar perangkat Anda sanggup memprosesnya.
- Menjaga foto Anda tetap pribadi. Semua pekerjaan berlangsung di perangkat Anda sendiri. Foto tidak pernah dikirim kepada kami atau siapa pun.
Anda mendapat file PNG baru. File asli Anda tidak berubah.
Cara mendapatkan hasil terbaik
1. Pindai cetakan foto jika Anda punya pemindai. Library of Congress (perpustakaan nasional Amerika Serikat) menyarankan:
- 300 dpi untuk cetakan biasa berukuran 10 × 15 cm dan 13 × 18 cm (4 × 6 dan 5 × 7 inci);
- 400 atau 600 dpi jika Anda ingin memperbesarnya menjadi 20 × 25 cm (8 × 10 inci) atau lebih;
- pengaturan yang lebih tinggi untuk cetakan yang sangat kecil dan slide, sekitar 1.400 sampai 1.500 dpi.
2. Bersihkan kaca pemindai lebih dulu. Library of Congress menganjurkan mengelapnya dengan kain bebas serat yang dibasahi sedikit air. Semprotkan air ke kain, bukan ke pemindai. Usahakan tidak menyentuh kaca saat meletakkan foto, karena sidik jari akan mengotorinya.
3. Pegang foto dengan hati-hati. Pegang di bagian tepinya, dengan tangan yang bersih dan kering atau sarung tangan bersih. Jangan menempelkan selotip atau kertas tempel. Pakailah kaca pemindai, bukan pengumpan kertas otomatis: National Archives (arsip nasional Amerika Serikat) menyebut penarik otomatis bisa macet dan merobek kertas yang rapuh.
4. Biarkan foto yang lengket tetap di tempatnya. Foto pada halaman album lama yang berperekat bisa menempel selamanya, kata Northeast Document Conservation Center (NEDCC). Anda bisa memindai atau memotretnya langsung di halaman itu.
5. Memakai ponsel? Letakkan foto mendatar dengan cahaya yang merata. Pegang ponsel lurus di atasnya agar foto tidak miring. Geser atau miringkan foto sampai tidak ada pantulan cahaya, dan penuhi layar dengan foto. Alat ini hanya bisa bekerja dengan apa yang tertangkap kamera.
6. Simpan foto asli Anda. Simpan cetakan dan hasil pindaian pertama, dan simpan foto hasil restorasi sebagai file terpisah. National Archives menyarankan agar foto asli tetap disimpan setelah didigitalkan, dan agar file Anda disimpan dalam tiga salinan: pada dua jenis penyimpanan, dengan satu salinan di tempat lain.
Yang tidak bisa diperbaiki
- Bagian yang hilang. Jika sebuah sudut sudah robek dan hilang, tidak ada lagi yang bisa dijadikan acuan. Saat mengisi goresan, apa yang dilukis hanyalah tebakan berdasarkan area di sekitarnya.
- Keburaman atau goyangan yang sangat parah. Tepi yang lembut bisa dipertajam, tetapi wajah yang tinggal beberapa titik buram tidak bisa dibangun kembali.
- Menemukan setiap goresan sendiri. Tanda otomatis melewatkan sebagian debu dan goresan halus, jadi periksa tanda merahnya dan lukis yang kurang. Wajah tidak ikut ditandai secara otomatis, karena alat ini mengira kilau di mata orang sebagai bintik. Tandai sendiri goresan yang ada di wajah.
- Noda dan robekan. Alat ini melukis ulang goresan dan bintik yang ditandai. Noda tidak dihilangkan, dan potongan besar yang robek tidak bisa dibangun kembali.
- Warna aslinya. Warna yang ditambahkan adalah tebakan model. Sebuah gaun atau mobil mungkin dulunya berwarna lain. Jika warnanya tampak salah, buat lebih lembut dengan penggeser, atau matikan warna.
Alat ini memperkirakan detail halus, seperti butiran dan tekstur, dari foto-foto lama yang dipelajarinya. Periksa wajah dan tulisan dengan teliti sebelum mencetak, dan simpan foto asli Anda.
Links: Cara kerja · Tanya Jawab
Sumber tips
- Library of Congress, Personal Digital Archiving: “Scanning Your Personal Collections” (PDF, tanpa tanggal; dalam bahasa Inggris). https://www.digitalpreservation.gov/personalarchiving/documents/PA_scanning.pdf (dibaca 4 November 2026)
- Library of Congress, blog The Signal: “Personal Digital Archiving: The Basics of Scanning” (Maret 2014; dalam bahasa Inggris). https://blogs.loc.gov/thesignal/2014/03/personal-digital-archiving-the-basics-of-scanning/ (dibaca 4 November 2026)
- Library of Congress Preservation: “Care, Handling and Storage of Photographs” (dalam bahasa Inggris). https://www.loc.gov/preservation/care/photo.html (dibaca 4 November 2026)
- National Archives: “Digitizing Family Papers and Photographs” (dalam bahasa Inggris). https://www.archives.gov/preservation/family-archives/digitizing.html (dibaca 4 November 2026)
- Northeast Document Conservation Center: “5.3 Care of Photographs” (direvisi 2019; dalam bahasa Inggris). https://www.nedcc.org/free-resources/preservation-leaflets/5.-photographs/5.3-care-of-photographs (dibaca 4 November 2026)

